“Tidak Abadi”
Oleh : Melani 8C
Pembimbing : Rena Yuliana, S.Pd
Semesta yang indah
Berbicara tanpa bersuara
Mendatangkan hujan dengan tiba-tiba
Dan menciptakan pelangi setelahnya
Layaknya langit dan tanah. Aku dan kamu adalah dua tubuh
dan roh yang belum diizinkan semesta untuk bersama
Disaat rasa telah abadi, wanita yang jauh pun terasa ada
Kita dalam satu dimensi yang sama tapi kenapa kita jauh
bagai bumi dan langit?
Aku adalah tulisan tanpa makna, kamu adalah perumpamaan
yang akan lenyap.
Bagaikan matahari dan bumi, kita adalah 2 jiwa yg tidak
di ijinkan bersama.
Yang ku anggap abadi ternyata tidak kekal, haparan telah
hilang, puisi berakhir sedih



0 comments:
Post a Comment