SMP PATARUMAN

Gerbang sekolah SMP PATARUMAN.

Kegiatan KOKULIKULER Kelas 7 Tahun Ajaran 2022/2023

Perjalanan mengunjungi Museum Sribaduga, Museum Mandala Wangsit Siliwangi, dan Museum KAA

Kegiatan TMBB di SMP PATARUMAN

Foto Bersama Peserta TMBB SMP PATARUMAN.

RAPAT IHT 2022

Foto guru-guru beserta pengawas saat Rapat IHT 2022.

Kegiatan Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Foto bersama Yayasan SMP Pataruman dalam rangka memperingati Maulid Nabi.

Kegiatan Penilaian Kinerja Kepala Sekolah

Foto bersama pengawas Pekerja Kinerja Kepala Sekolah yang telah dilaksanakan pada tanggal 12 November 2022.

Wednesday, March 8, 2023

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Ramadani Oktavian (8D) SMP Pataruman

 

“Ibu”
Oleh : Ramadani Oktavian (8D)
Pembimbing : Annisa Ramdiyani, S.Pd

Ibu,

kau adalah pahlawan dalam hidupku Menjaga diriku sejak aku kecil

Dalam setiap pelukanmu aku merasa aman

Dalam setiap senyumanmu aku merasa bahagia

Kau memberiku cinta dan kehangatan Menjadi tempat bernaung saat aku takut dan sedih

Kau mengajari aku untuk berdiri di atas kakiku sendiri

Menjadi teladan yang selalu kusimpan dalam hati

Kau adalah sumber inspirasi yang tak tergantikan Melalui kesulitan hidup, kau selalu tabah dan kuat

Dan kini saat aku sudah tumbuh besar

Kuucapkan terima kasih atas semua yang kau berikan


[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Rifki Alfiansyah (8B) SMP Pataruman

 

“Ke Rumah Saudara”
Oleh : Rifki Alfiansyah (8B)
Pembimbing : Elita Mahpud, S.Pd


Hari minggu aku bermain ke rumah ibuku bareng adikku. Disana aku langsung ke rumah sodara. Bareng sodara aku, aku main ke kolam renang. Abis itu aku main bola bareng sodara-sodara semuanya. Lalu sore-sore setelah beres aku sama adikku pulang lagi ke rumah.

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Rizka Aulia (8D) SMP Pataruman

 
“Sejak Waktu Kecil”
Oleh : Rizka Aulia (8D)
Pembimbing : Risna Deviyani, S.Pd

Sejak waktu kecil aku selalu bermain ke sawah bersama teman-teman sambil melihat pemandangan yang indah. Setelah itu saya dan teman-teman mengambil hewan-hewan dan mengambil rumput-rumput buat masak-masakan. Setelah masak-masakan saya disuruh pulang sama orang tua untuk mandi dan makan sesudah mandi dan makan saya pergi mengajak teman-teman untuk mengaji. Sesudah mengaji saya pulang kerumah dan lansung mengganti baju untuk tidur. Sekian terimakasih.

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Risna Deviyani, S.Pd SMP Pataruman

 “Maju dan Raihlah”
Oleh Risna Deviyani, S.Pd


Jangan biarkan takut menghalangi

Langkahmu meraih impianmu

Lupakan keraguan yang membayangi

Karena kamu mampu mencapainya

Teruslah bergerak maju

Walau terkadang tersandung

Beranilah mencoba hal baru

Karena hidup adalah petualangan yang tak berhenti

Jangan pernah menyerah

Karena kegagalan bukan akhir dari segalanya

Tetaplah teguh pada cita-citamu

Dan percayalah, kamu pasti bisa meraihnya

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Dwi Anggita (8C) SMP Pataruman

 

“AKU MENCARI DAN AKU HILANG”
Oleh: Dwi Anggita (8C)
Pembimbing : Risna Deviyani, S.Pd


Tak ada yang benar - benar setia dalam hidup ini, jika hari ini sama, mungkin esok akan berbeda. Andai sekarang terjadi, mungkin lusa terganti.

 

Perih adalah rasa yang dilahirkan oleh rasa, pada siapa kita memberikan semuamya, maka bersiaplah dengan luka terparah oleh karenanya.

Semua tak ada yang abadi, derita, bahagia adalah bagian dari kefanaan. Mencari - cari yang tak ada, namun pada akhirnya kita kembali pada kosong itu sendiri.

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Raisa Aulia (8C) SMP Pataruman

 

“Cerita saya kemarin di hari minggu”
Oleh : Raisa Aulia (8C)
Pembimbing : Risna Deviyani, S.Pd

Hari minggu kemarin saya dan teman"saya bermain ke taman d'wana,sekalian mereka langsung menjenguk saya yang sedang sakit,mereka bisa menghibur saya dengan baik,lalu mereka memberikan sedikit makanan kepada saya,lalu saya menerimanya,dan akhirnya saya makan,bersama teman"saya,karna sudah terlalu sore akhirnya teman" saya memutuskan untuk pulang,karena takut keluarga mereka mencari..

setelah sampai di rumah saya mereka mencicipi makanan yang nenek saya sajikan untuk mereka,setelah selesai makan mereka langsung berpamitan untuk pulang...

Sekian dari cerita saya terima kasih...

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Rena Yuliana, S.Pd SMP Pataruman

 

"Hujan di Pagi Hari"
Oleh : Rena Yuliana, S.Pd


Hujan di pagi hari seringkali membuat orang merasa malas untuk bangun dari tempat tidur. Suara gemuruh petir dan air yang jatuh dari langit, kadang-kadang bisa membuat orang merasa ingin tidur lebih lama. Namun, hujan pagi juga memiliki sisi yang menyenangkan.

Hujan pagi membawa kesegaran dan kehidupan baru ke alam sekitar. Tanaman yang sebelumnya kering dan kusam, menjadi hijau dan segar kembali setelah hujan. Burung-burung yang tertidur di pepohonan, bangun dan mulai berkicau dengan riangnya.

Hujan pagi juga memberikan suasana yang damai dan tenang. Bunyi hujan yang jatuh dan suara angin yang bertiup memberikan suasana yang tenang dan nyaman, membuat pikiran dan tubuh menjadi rileks dan santai.

Namun, hujan pagi juga bisa menyebabkan kendala bagi sebagian orang. Jalan yang licin dan air yang menggenang dapat menyebabkan kecelakaan dan kesulitan dalam berkendara. Orang-orang yang bekerja di luar ruangan juga akan menghadapi kesulitan dalam bekerja karena terbatasnya aksesibilitas.

Dalam keseluruhan, hujan pagi memiliki keindahan dan kesulitan yang berbeda bagi setiap orang. Terlepas dari itu semua, hujan pagi adalah bagian dari siklus alam yang harus kita hargai dan kita nikmati. Kita harus memahami keindahan dan manfaat yang ditawarkan oleh hujan pagi, serta menghormati dan mempersiapkan diri dengan baik ketika menghadapi kesulitan yang mungkin timbul akibat hujan pagi.

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Anjeli Jaya Maharani (9A) SMP Pataruman

 
“Kesalahan”
Oleh : Anjeli Jaya Maharani (9A)
Pembimbing : Rena Yuliana, S.Pd


Pada suatu hari terdapat 2 orang kakak beradik bernama Liu dan Zhen. Liu merupakan anak yang sangat rajin sekaligus kakak dari Zhen, sedangkan Zhen merupakan anak yang sangat nakal.

   Satu hari Liu dan Zhen sedang bermain main dihalaman belakang rumahnya disana terdapat sumur tua yang ditutup oleh papan. Zhen yang penasaran membuka papan tersebut tanpa diketahui oleh Liu, sumurnya sangat dalam sekali. Terbesit dalam benak Zhen dia ingin menjahili Liu.

   Akhirnya Zhen memanggil Liu.

"Liu!! Kemari lihat apa yang kutemukan!", mendengar hal itu Liu yang dipanggil bergegas menemui Zhen.

"Ada apa Zhen? Bukannya kau tau bahwa kita dilarang bermain kemari" tutur Liu. Zhen memaksa Liu untuk melihat dasar sumur tersebut, akhirnya Liu pun menyetujuinya.

  Tanpa aba aba, Zhen mendorong Liu kedalam sumur tersebut. Zhen kira Liu tidak akan terjatuh kedalamnya namun ternyata dia terjatuh. Terdengar suara benda terbanting ke air, Liu memanggil manggil Zhen namun Zhen yang panik tidak tau harus berbuat apa akhirnya meninggalkan Liu yang hampir tenggelam. Karena takut dimarahi ibunya, Zhen mengambil pisau lalu membunuh dirinya sendiri dengan cara menusukkan pisau itu ke perutnya

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Dafvi Ahmad (9A) SMP Pataruman

 

“Jalan-jalan ke Ciwidey”
Oleh : Dafvi Ahmad (9A)
Pembimbing : Risna Deviyani, S.Pd

Tanggal ?

Hari minggu pagi waktu itu aku diam diam pergi ke luar untuk bermain aku tidak izin terlbeih dulu ke orangtuaku. Ya… itu memang salah aku tau itu. Tapi aku sudah berjanji kepada teman-temanku untuk bermain pada pukul 07.00. Aku berangkat kerumah temanku disitu aku disuruh tunggu di komplek depan gang rumahnya. Sepertinya dia juga tidak izin ke uwanya (Konteks orang tua temanku ini pada pergi ke luar negeri untuk bekerja.) diperjalanan kami menuju Ciwidey berjalan dengan lancar.

 

Tetapi ketika pulang di Ciwidey kami mengalami insiden salah bukan kami tapi aku. Disitu bensin motorku habis dengan sangat terpaksa saya dibantu dengan teman-teman mendorong ditanjakan seperti yang kalian tau di Ciwidey itu jalannya naik turun, ketika di tanjakan mendorong motor ketika di pudunan saya naikin ketika dijalan rata di setep. Waktu itu teman saya berkata “Tong meli di eceran saetik mahal deuih” tapi aku sudah muak dengan mendorong motor di tanjakan saat itu saya tidak mendengarkan teman saya. Saya membeli bensin di pinggir jalan dan yak benar. Uang Rp.15000 untuk membeli bensin hanya dapat 1 botol wadah ili kecil tapi alhamdulillahnya bensin itu cukup untuk membawa saya pulang dari ciwidey ke rumah dibantu dengan pudunan yang banyak ditambah di tinggalkan oleh teman saya.

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Syifa Aulia Novianty (8D) SMP Pataruman

 

“Sahabat Sejati”
Oleh : Syifa Aulia Novianty (8D)
Pembimbing : Rena Yuliana, S.Pd


Ketika matahari terasa menyengat tubuhku,

Kalian kembangkan payung untuk kita

Tak hanya menaklukan panas

Hujan badaipun bersama dihadapi

 

Ketika tubuhku dipenuhi luka,

Kalian sematkan jubah untukku,

Menutup luka dari hinaan orang lain

 

Ketika aku dipinggiran tebing,

Selangkah untuk jatuh,

Tangan kalian meraihku,

Genggaman kuat itu yang menguatkanku

 

Ketika hidup terasa getir untuk dijalani,

Kalian ada dan memapahku untuk berjalan bersama

Kalian anggap aku sama

Tidak ada yang didepan dan tidak ada yang dibelakang

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Gamael Dwi Putra (8B) SMP Pataruman

 

“Bermain Bola”
Oleh : Gamael Dwi Putra (8B)
Pembimbing : Ai Yuni Hermawati Fajri, S.Pd


Padaa harii sabtuu akuu pergi turnamen,dengan tim dari smp pataruman ,laluu saya bermain beberapa match dengan tim dari smp pataruman,karena blm rezeki nyaa tim smp pataruman tidak loloss,akuu pun agak kecewaaaa dikitttt,trussssssss aku dan teman teman pun pulangg.beress deh

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Melani (8C) SMP Pataruman

 

“Putri Malu”
Oleh : Melani (8C)
Pembimbing : Rena Yuliana, S.Pd


Putri malu yang begitu indah belum tentu indah di mata mereka

Karna mungkin banyak orang yang tak menyukainya karna ia tak sengaja terkena durinya

 

Namun tidak banyak juga yang menyukainya karna asik untuk di permainan

 

Bahkan cara mempermainkan nya pun beragam ada yang cara mengelus bahkan menginjak

 

Sang putri malu ku memang tak se indah bunga matahari tak segagah bunga bangkai dan ia juga tak secantik bunga mawar

 

Namun apa peduli jika ia bisa hidup dan beradaptasi dengan lingkungan tanpa bergantung pada seseorang untuk menyiraminya setiap hari

Karna ia memeliki hujan untuk menyiraminya sesekali

 

Jadi apa yang harus di takutkan? Sang bunga itu  sanggup menahan semua hal sendiri bahkan ia mampu  bersetanan dengan suhu dan udara bahka itu pun takkan mampu membuat bunga itu berhenti berkembang.

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Isman Ibrahim, S.Pd SMP Pataruman

 

“Katakan Tidak Pada Child Free”
Oleh : Isman Ibrahim, S.Pd


Memiliki kesempatan untuk mempunyai anak dan keturunan merupakan suatu anugerah dari Allah SWT. Hadirnya sikecil ditengah tengah keluarga menjadi simbol kebahagiaan dan puncak dari rasa cinta pasangan yang telah menikah. Hadirnya keturunan yang dapat meneruskan segala usaha/upaya dan apa yang dimiliki untuk generasi selanjutnya, mewarisi semua yang telah diusahakan oleh orangtua dan menjadi harapan untuk perbaikan kualitas suatu keluarga menjadi harapan atas lahirnya seorang anak. Zaman dulu kita sering mendengar istilah banyak anak banyak rejeki dan terlihat oleh banyaknya anaknya yang dimiliki oleh orang tua jaman dahulu. Dengan pola asuh yang terbatas dengan dorongan tingkat taraf kehidupan yang relatif terjangkau karena profesi kebanyakan keluarga saat itu sebatas bertani dan berdagang.

Namun dilain sisi, seiring berkembangnya dan majunya pemikiran generasi sekarang ini. Memiliki anak keturunan menjadi hal yang tidak hanya membahagiakan namun juga membuat cemas para orang tua. Karena bukan asal hidup saja tapi penunjang kehidupan itu sendiri harus selalu terjamin untuk sang buah hati.

Mahalnya biaya hidup, mahalnya pendidikan dan mahalnya modal untuk menumbuh kembangkan seorang anak membuat generasi saat ini berpikir ulang untuk memiliki seorang anak. Muncullah suatu paham bertajuk "Child Free" dimana pasangan menikah/non married memilih untuk tidak memiliki anak karena anak itu dianggap sebagai beban. Egoisme yang mereka pahami sudah tidak menerima keyakinan bahwa anak itu anugerah dan malah menganggap anak sebagai beban. Tangis anak membuat mereka risih, mengajari anak dianggap terlalu merepotkan, anak dianggap mahal dan menganggap apa yang dirasa cukup mesti tak ada anak, mereka merasa bahagia meski mereka tak berpikir bagaimana masa tua mereka habiskan jika tak ada anak keturunan nantinya.

Kurang pekanya lembaga yang menangani masalah keluarga dan kurangnya kesiapan serta tidak adanya edukasi berkaitan dengan persiapan penataan keluarga baru juga memperburuk keadaan tersebut. Pengalaman pribadi generasi saat ini yang berasal dari keluarga tak sempurna atau broken home dengan menjadi saksi sekelumit permasalah orang tua.  Child free/tanpa anak ini menjadi isu krusial yang wajib diperhatikan oleh para edukator atau penyelenggara pendidikan di sekolah. Dimana mereka berkewajiban memberikan pemahaman bahwa memiliki anak setelah menikah dalam keluarga merupakan tugas pokok sebagai manusia untuk mempertahankan eksistensinya dimuka bumi ini. Menjalankan tugas manusia dari sang pencipta sebagai Khalifah dimuka bumi. Bumi ini bukan milik satu generasi saja. Menikah saja tanpa memiliki anak tidak bisa dikatakan sempurna kebahagiannya. Sudah jadi naluri makhluk hidup termasuk manusia untuk bereproduksi.

Dinegara negara maju paham Child free ini menjadi trending digenerasi muda saat ini terutama mereka yang baru menikah dan mulai berumah tangga. Namun hal ini menjadi keprihatinan khusus pihak pemerintahan. Jepang sebagai contoh, setiap tahunnya tingkat pengambil Alihan rumah dari kepemilikan warga menjadi milik negara karena pemilik sebelumnya meninggal dan tidak ada ahli waris meningkat tajam dari tahun ke tahun. Ini menunjukan bahwa tingginya angka keluarga tanpa anak juga dari tahun ke tahun semakin tinggi. Hal tersebut juga berbanding lurus dengan tingkat penutupan sekolah sekolah di negara tersebut dikarenakan tingkat pendaftaran siswa baru disekolah sekolah tersebut yang semakin menurun dari tahun ke tahun.

Hal ini menjadi salah satu hal yang menarik bagi saya untuk menjadi topik pembahasan dalam sesi bimbingan dan diskusi dilingkungan sekolah. Apa yang terjadi di Jepang tak perlu terjadi pula dinegara kita. Mari kita tumbuhkan paham bahwa anak bukanlah suatu beban melainkan anugerah dan amanat yang tidak diberikan oleh Allah kepada semua pasangan yang telah menikah. Memperlihatkan kondisi pasangan berusia tua yang tak memiliki anak dan membandingkan hal tersebut dengan keluarga sempurna yang terdiri dari ayah, ibu dan anak untuk bersama sama memanen pahala dari Allah untuk menuntaskan kewajiban sebagai muslim untuk membina keluarga yang taat. 

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Salsa Aprilia (8D) SMP Pataruman

 

“Kehangatan Do’a”
Oleh : Salsa Aprilia (8D)
Pembimbing : Isman Ibrahim, S.Pd


Sebagai manuria yang lemah

Aku selalu berlindung dalam do’a

Aku yakin, Tuhan akan selalu mengulurkan tangannya kepadaku

 

Hidupku tak selalu sesuai mauku

Berkali-kali aku tersakiti atas harap yang menguap

Aku tak bisa mencipta realita atas mauku

Tetapi, aku tak pernah berhenti berdo’a

 

Dalam setiap kesuksesan yang aku raih,

Do’a menyelamatkanku

Aku kembali bersyukur atas berkah Tuhan

 

Dalam setiap kegagalan yang kuterima,

Do’a pun menyelamatkanku

Aku tidak terpuruk, Tuhan sedang mengujiku

 

Do’a selalu menjadi penghangat disaat kehidupan perlahan membeku

Do’a pun bisa menjadi pendingin ketika kehidupan memanas

 

Sebagai makhluk bertuhan,

Do’a adalah bentuk kepercayaan utama kepada Sang Pencipta

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Rindu Davita (8D) SMP Pataruman

 

“Takdir Tuhan Lebih Indah Dari Harapanmu”
Oleh : Rindu Davita (8D)
Pembimbing : Isman Ibrahim, S.Pd

Sebagai manusia memiliki jiwa yang tenang, jiwa yang damai, yang selalu senantiasa bertawakal kepada Allah. Karena sebagai manusia, kita bisa merencanakan dan mengupayakan cita-cita tersebut. Namun kita juga harus menyiapkan jiwa penerimaan apabila yang terjadi tidak sesuai dengan rencana kita, karena “Hadiah terbaik adalah apa yang kamu miliki dan takdir terbaik adalah apa yang sedang kamu jalani.”

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Gita Fitri Novianti SMP Pataruman

 

“Hujan”
Oleh : Gita Fitri Novianti

Aku menari di bawah langit yang sedang bersedih

Ditemani gemercik air yang turun ke bumi

Tak ada air mata yang ikut turun bersamaan dengan hujan

Tak ada amarah yang ikut menggelegar layaknya petir

 

Aku bertanya kepada diriku sendiri

Kenapa harus hujan yang membuatku tersenyum?

Padahal kata orang hujan itu identik dengan kesedihan

Tapi aku malah menyukai saat hujan turun

 

Aku terseyum menatap langit

Sekelebat bayangan seseorang menghampiri

Dia yang dengan sukarela memberikan payung kepadaku disaat aku terguyur derasnya hujan

Disaat dirinya sendiri basah oleh air hujan

 

Dia tersenyum menatapku

Memberi ku rasa yang tak pernah ku bayangkan

Dia datang bagai penyelamat diantara derasnya hujan

Dia datang memberi kehangatan tanpa meminta balasan

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Angga Firmansyah (8B) SMP Pataruman

“Bermain Bersama Teman”
Oleh : Angga Firmansyah (8B)
Pembimbing : Isman Ibrahim, S.Pd



Assalamualaikum. Nama saya Angga Firmansyah dari kelas 8B. Saya akan menceritakan tentang bermain. Kalo saya main suka ke balakasap walaupun itu sangat jauh rumahnya tapi saya sangat bahagia banget karna saya selalu mengingat kebaikan mereka dan aku beryukur punya teman yang sebaik mereka walau teman saya sedikit cuman berlima aja tapi saya susah mempercayai mereka dengan baik.


[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Fahmi Ulum Siddiq A. (8B) SMP Pataruman

 

“Bermain Ke Saudara”
Oleh : Karina Amelia (8B)
Pembimbing : Isman Ibrahim


Pada hari minggu saya berlibur ke rumah sodara,saya berangkat bersama keluarga saya jam 9 pagi sampe di sana jam 11 setelah sampe di rumah sodara saya dan keluarga pun  makan bersama,setelah makan kami semua pun solat dzuhur dan setelah itu kami pun bercanda bersama dengan keluarga besar saya,sore pun tiba pada jam 4 saya solat asar terlebih dahulu setelah solat saya di ajak main sama sodara perempuan saya,saya di ajak keliling-keliling sambil menikmati keindahan alam,waktu magrib pun tiba saya dan keluarga solat magrib bersama setelah solat kami semua berpamitan untuk pulang.

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Karisha Vania Jaelani (9D) SMP Pataruman

 

“Melepas Untuk Ikhlas”
Oleh : Karisha Vania Jaelani (9D)
Pembimbing : Gita Fitri Novianti


Hai, manusia hebat yang tiga tahun telah bersama

Tak terasa, sedikit lagi semuanya akan selesai

Selesai, hilang, kemudian pudar

Mendekat lah agar kau mendengar

 

Kemarilah, biar ku ceritakan semuanya

Cerita panjang yang pernah kita jalani

Ingatan ku melayang ke tahun-tahun lalu

Mengingat sajak indah yang pernah tercipta bersamamu

 

Coba kau ingat, diawal bulan Juni itu

Adalah saat dimana kita dipertemukan

Asing, adalah kalimat pertama yang terlintas dipikiran

Waktu pun mulai beraksi, hari pun mulai berganti

Hingga kita tak asing lagi

 

"Perjalanan kita sudah terlalu jauh

Mustahil rasanya untuk memutar waktu

Ingin rasanya ku ulang kembali

Menjadikannya sebagai kisah abadi

 

Kini biarkan waktu yang bekerja

Biarkan detik yang menjadi sutradara

Biarkan menit yang menjadi alurnya Dan biarkan hari yang menjadi epilognya

 

Cerita kita telah usai

Perjalanan kita hampir selesai

Tapi kenangan kita akan selalu ku simpan

 

Untuk manusia hebat yang tiga tahun telah bersama

Terimakasih pernah ada

Terimakasih pernah bersama

Terimakasih atas canda, tawa dan lara

Terimakasih telah melengkapi cerita

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Nazwa Shaqilla Nugraha M.C (9D) SMP Pataruman

 

“Laut Yang Tenang Dan Indah”
Oleh : Nazwa Shaqilla Nugraha M.C (9D)
Pembimbing : Gita Fitri Novianti


Lautan yang indah dan tenang

Terlihat ikan yang sedang bergurau riang

Dibalik terumbu karang yang tampak kokoh

Bersama tanaman laut yang bergerak indah

 

Manusia yang melihat itu sangat terpesona

Ikan ikan berenang dengan ceria

Air laut tampak tenang dan tidak bergelombang

Suasana lautan sangat nyaman dan tenang

 

Angin berhembus dengan dingin

Hanya terdengar deburan ombak yang gagah

Tanpa riuh lagi

Kini mengalun sepi

Di bawah sinar purnama laut terdiam

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Rafina Safitri (8A) SMP Pataruman

“Study Tou di Yogyakartar”
Oleh : Rafina Safitri (8A)
Pembimbing : Gita Fitri Novianti


Study tour biasa di lakukan saat perpisahan sekolah atau kegiatann belajar di luar biasa nya tempat study tour yang di jumpai Yogyakarta ,yogyakarta tempat dimana candi borobudur disana bisa di jadikan tempat untuk belajar dan juga piknik kali ini saya akan menceritakan tentang study tour di jogja

Study gour di jogja yang di jalani selama empat hari tiga malam kami menginap di hotel menjumpai candi borobudur dan pergi ke tempat lain lain nya kami para siswa siswi melalukan petualangan ke parang tritis dan tempat lain nya hal itu membuat moment tersendiri bagi kita . Menginap bersamaa teman teman bermain ber swafoto dan hal hal yang memang sangat jarang kita lakukan .

 


[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Intan Putri Rahayu (8B) SMP Pataruman

 

“Perahu Nelayan”
Oleh : Intan Putri Rahayu (8B)
Pembimbing : Gita Fitri Novianti


kebesaran Allah

Angin laut bertiup lembut

ditengah malam Cuaca ber kabut

diterobos para perahu nelayan

meluncur menuju tengah lautan

 

udara dengan tak dihiraukan

mengarungi lautan luas

menebar Jaring menangkap Ikan

hati mereka tak kenal was was

 

Perahu kecil detengah laut

diayun ombak Seperti Sabut

dipermainkan oleh gelombang.

diterpa angin bertiup kencang

 

ombak bergulung berkejar-kejaran

mempermainkan perahu nelayan

tetapi mereka bersikap tenang

fidak takut pada gelombang.

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Elita Mahpud, S.Pd SMP Pataruman

 

“Kasih Sayang”
Oleh :  Elita Mahpud, S.Pd


Kasih sayang, suatu ungkapan

Yang teramat indah di hati manusia

Mampu merubah segalanya jadi indah

Menjadi suatu kebahagiaan yang abadi

 

Kasih sayang, sebuah hadiah

Yang tak ternilai harganya di dunia ini

Mampu memberi kehangatan yang tak terhingga

Menjadi bahan bakar untuk menjalani hidup ini

 

Kasih sayang, sebuah perjuangan

Untuk terus memelihara kebahagiaan dan kepercayaan

Membangun suatu hubungan yang tulus dan bahagia

Hingga tak terpisahkan sampai akhir hayat

 

Kasih sayang, suatu keajaiban

Yang hadir di setiap sudut kehidupan

Membawa kedamaian dan kebahagiaan

Menjadi suatu anugerah yang abadi

 

Kasih sayang, sebuah karunia

Yang harus dijaga dan dirawat dengan cinta

Agar tetap mekar dan berkembang menjadi indah

Hingga menghasilkan kebahagiaan dan kepuasan yang hakiki.

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Anjani Nurul Padilah (8B) SMP Pataruman

 

“Indahnya Berbagi dengan Sahabat”
Oleh : Anjani Nurul Padilah (8B)
Pembimbing : Elita Mahpud, S.Pd


Pagi itu hujan turun dengan deras nisa merasa bingung bagaimana untuk berangkat ke sekolah. Ketika sedang memandang hujan, terdengar suara pesan dari hp nisa, lantas saja nisa memeriksa hp.

Ternyata ani memberi pesan  bahwa ia akan menjemput nisa sebab ani tahu jika nisa sedang kebingungan bagaimana untuk pergi Kesekolah.

Tak selang berapa lama, ani sudah sampai didepan rumh  nisa bersama ayah menggunakan motor. Nisa pun berpamitan pada orangtuanya dan keluar untuk menemui ani.

Setelah sampai di sekolah, yang merupakan teman sebangku tersebut pun masuk menuju kelasnya.istirahat pun tiba, keduanya pergi ke kantin untuk menghilangkan rasa lapar ketika membayar ternyata ani lupa membawa dompet sehingga nisa sang sahabat membayar makanan yang dibeli sang ani

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Pajri Adawiah (8B) SMP Pataruman

 

“FROM FRIENDS TO LOVERS”
Oleh : Pajri Adawiah (8B)
Pembimbing : Elita Mahpud, S.Pd


Saat ini aku duduk di bangku sekolah kelas tiga SMA.Setiap hari,aku menghabiskan waktu sekolah ku bersama tiga orang sahabat, yang bernama Doni,Arkan dan Nasya.Kita berempat sudah bersahabat dari kelas dua SMP.

  Pada waktu itu kami berempat membuat sebuah janji persahabatan yang di tulis dengan sangat rapih dan kemudian di masukkan ke dalam kotak kecil.Di kotak kecil itu ada beberapa benda yang telah kami buat, seperti gelang,kalung,dan gambar kecil karya kita.

  Kemudian, perjanjian itu di kubur di bawah semak semak taman yang sering kita kunjungi sampai sekarang.Perjanjian itu kami sepakati untuk di buka setelah kami semua lulus sekolah.

  Waktu yang kita tunggu tunggu pun telah tiba.Hari ini adalah hari di mana kita berempat menerima hasil ujian,dan kami semua di nyatakan lulus sekolah.Betapa bahagia nya kami berempat yang masih saling bersama-sama sampai sekarang.

  Setelah pulang sekolah,kami berempat berjanji akan bertemu di taman untuk membuka kotak persahabatan tersebut.Saat kotak telah di temukan,kami semua bergegas membaca tulisan yang dulu sempat kami tulis.Setelah kami buka isi kertas tersebut,berisikan tulisan "WALAUPUN KITA BARU MEMULAI PERSAHABATAN, KAMI BERJANJI AKAN SELALU BERSAMA SAMA UNTUK SELAMANYA".

  Keesokan harinya Doni akan mengadakan pesta perayaan kelulusan sekaligus pesta persahabatan kami berempat.Sore menjelang malam pun tiba, tidak di sangka Doni menyatakan perasaan cinta nya kepada ku.Dan akhirnya, aku dan Doni berpacaran.Begitu pun dengan Arkan dan Nasya, mereka juga saling bercinta.Sangat istimewa bukan?.

 

   ~ END ~

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Ela Lestari Rosilawati SMP Pataruman

 

Me-review Kisah menyenangkan Mata di Pulau Gapi”
Oleh : Ela Lestari Rosilawati


Halo!

Perkenalkan saya Ela Lestari pembimbing peserta TMBB V dari SMP Pataruman. Disini saya akan mereview buku yang sudah saya baca beberapa waktu lalu.

Buku ini berjudul Mata dan Rahasia di Pulau Gapi yang termasuk kedalam buku seri “Mata” yang ditulis oleh Okky Madasari dan diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama yang berjumlah 256 halaman.

Teknik review yang saya pakai untuk mereview buku ini adalah fishbone.

Apa sih yang diceritakan buku ini? Buku ini menceritakan tentang satu keluarga berisi Ayah, Ibu dan seorang anak perempuan yang pindah dari hiruk pikuk ibu kota menuju pulau penuh kedamaian di daerah Timur Laut Indonesia. Namun kedamaian yang diidamkan Mama Matara hilang begitu suatu hari ia tak melihat Matara datang ke “sekolahnya”.

Siapa saja sih tokoh yang diceritakan di dalam buku ini? Selain anak perempuan dari keluarga tersebut yang bernama Matara atau yang sering dipanggil Mata, ada juga hewan-hewan ajaib yang menemaninya berpetualang di Pulau Gapi. Diantaranya Molu si Kucing gendut dan Si Laba-laba penunggu Benteng Pusaka

Dimana saja tempat Mata dan hewan-hewan ini berpetualang? Mereka berpetualang mengelilingi Pelabuhan, Benteng Pusaka dan rumah Sang Sultan yang ada di Pulau Gapi.

Kapan Mama Matara tak melihat Matara ada di rumahnya? Setelah mereka mendatangi perayaan Besar di Balai Kota yang tak jauh dari rumahnya.

Kenapa Matara bisa menghilang dari rumahnya? Karena sejak kepindahan mereka ke pulau tersebut banyak kejadian-kejadian aneh yang disadari Matara dan kedua orangtuanya menghiraukan keanehan tersebut. Salah satu keanehannya adalah penari Soya-soya yang meramaikan Perayaan Besar itu tiba-tiba kesurupan massal dan juga Sang Sultan yang tiba-tiba ambruk saat berdiri di depan banyak orang pada acara tersebut.

Bagaimana bisa Matara menghilang dari rumahnya? Sebab Matara ingin mengetahui penyebab penari Soya-soya yang tiba-tiba kesurupan Massal dan Sang Sultan yang tiba-tiba tak sadarkan diri. Ia kabur dari rumah dan bertemu dengan Molu , kucing yang membantunya untuk mengungkap keanehan di pulau Gapi. Selama perjalanannya, mereka bertemu dengan Si Laba-laba penunggu Benteng Pusaka. Si Laba-laba adalah penjaga Benteng Pusaka dari tangan-tangan manusia yang ingin merusaknya. Ia membuat manusia-manusia jahat itu kesakitan bahkan meninggal gara-gara sengatan beracunnya. Sudah lelah dengan caranya membasmi manusia-manusia jahat, ia meminta bantuan langsung kepada Sang Sultan yang tengah berbaring di rumah sakit. Dengan niat baik tanpa ingin menyakiti, Si Laba-laba meminta bantuan Sang Sultan untuk mengusir Manusia-manusia yang ingin menghancurkan Benteng Pusaka.

Jadi, apa nih hikmah yang bisa kita ambil dari buku ini? Hikmah yang bisa kita ambill adalah pentingnya menjaga alam/ peninggalan-peninggalan sejarah bangsa Indonesia yang ada di sekeliling kita. Pusaka-pusaka/peninggalan-peninggalan tersebut dulunya adalah milik seseorang yang juga di jaga dan dirawat dengan baik. Kita sebagai penerus bangsa juga harus melakukan hal yang sama agar alam/peninggalan-peninggalan tersebut tidak rusak dan tidak digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.

Nah itu tadi review buku “Mata dan Rahasia di Pulau Gapi” dari saya. Sekian dan terimakasih. Salam Literasi!

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Wini Siti Sakinah (8B) SMP Pataruman

 “Kegiatan Readhaton”
Oleh : Wini Siti Sakinah (8B)
Pembimbing : Ela Lestari Rosilawati


Assalamualaikum

Kamis 16 Februari 2023,smp pataruman kecamatan Cihampelas, kabupaten Bandung barat telah melaksanakan kegiatan readathon di luar kelas. Readathon diikuti oleh seluruh warga sekolah. Kepala sekolah, guru, siswa, dan staf. Readathon merupakan salah satu jenis kegiatan literasi sekolah.secara etimologis readathon berasal dari kata read, yaitu membaca dan marathon (thon) istilah dalam lari jarak jauh. Readathon di sekolah dilaksanakan dengan membaca senyap selama 45 menit di luar kelas  bersama-sama. Peserta readathon biasanya membawa buku bacaan masing masing dari rumah atau pinjam di perpustakaan. Readathon di mulai sejak pukul 07.30 sampai pukul 09.00,karena diisi oleh kegiatan lain. Sampailah pada kegiatan readathon, seluruh peserta membaca senyap selama 45 menit. Setelah selesai kegiatan readathon perwakilan peserta TMBB atau siswa-siswi diminta untuk mempresentasikan hasil bacaannya.ada perwakilan  dari peserta TMBB yang maju kedepan untuk mempresentasikan hasil bacaannya. Selalu ada reward untuk peserta yang berani tampil ke depan.semoga dengan kegiatan ini akan menumbuhkan kecintaan warga sekolah untuk membaca dan mengembangkan budaya literasi di tengah tengah masyarakat.

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Nazwa Khoerunnisa (8B) SMP Pataruman

 

“Sekolah Yang Mengesankan”
Oleh : Nazwa Khoerunnisa (8B)
Pembimbing : Ela Lestari Rosilawati


Hai namaku Nazwa Khoerunnisa bisa dipanggil Nazwa atau Ica. Aku sekarang sekolah di SMP Pataruman yang merupakan salah satu sekolah swasta yang ada di Kabupaten Bandung Barat, Desa Pataruman, Kecamatan Cihampelas.

Aku adalah seorang pelajar disana sejak tahun 2021 kalau gak salah hehe. Yang pertamanya aku tidak mengetahui pelajaran dan perilaku yang baik tapi semenjak aku sekolah di SMP Pataruman, aku juga banyak memahami setiap pelajaran.

Dan aku juga bisa mempunyai teman-teman disana yang dulunya aku tidak mempunyai banyak teman, kini aku juga mempunyai banyak teman-teman baik, yang selalu ada buat aku, walaupun aku kadang bikin mereka kesal, tapi mereka yang mampu sabar menghadapi sikapku.

Akupun bertemu guru-guru yang ada di sekolah ini, merekalah yang membuat dan memberikan ilmu yang baik dan mengejarkan apa itu disiplin dana dab serta ilmu lainnya. Mereka pun mampu menghadapi sikap setiap muridnya dengan penuh kesabaran.

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Rachel Yuanita (9B) SMP Pataruman

 

“Menjenguk Nenek”
Oleh : Rachel Yuanita (9B)
Pembimbing : Ela Lestari Rosilawati


Kemarin hari minggu, aku dan mamahku pergi ke rumah nenek untuk menjenguk nenek.

sebelum kesana aku dan mamah menyempatkan untuk membeli makanan dan buah buahan untuk diberikan ke nenek.

saat sampai aku dan mamah masuk kedalam rumah nenek, nenek terlihat senang saat kami menjenguknya. belum lama kami disana tiba tiba om yang rumahnya di pasteur datang menemui nenek menjenguk juga pastinya, setelah berbincang bincang cukup lama aku dan mamah pamit pulang ke nenek karna udah hampir mau maghrib, sebelum pulang mamah mengajakku untuk mampir dulu ke borma membeli kebutuhan dirumah, kami berbelanja setelah itu kami pulang.

 

 

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Annisa Ramdiyani, S.Pd SMP Pataruman

 

Perkembangan Teknologi dalam Pendidikan
Oleh : Annisa Ramdiyani, S.Pd


Perkembangan teknologi telah memberikan dampak yang signifikan dalam dunia pendidikan. Berikut adalah beberapa contoh cara teknologi telah mempengaruhi dan memperbaiki pendidikan:

Akses ke informasi yang lebih mudah: Dengan internet, informasi dan sumber daya pendidikan tersedia dalam jumlah yang lebih besar dan lebih mudah diakses oleh siswa dan guru.

 

Pembelajaran jarak jauh: Teknologi telah memungkinkan siswa untuk mengikuti kelas secara online, memungkinkan akses ke pendidikan yang sebelumnya tidak tersedia.

 

Interaksi dan kolaborasi online: Siswa dan guru dapat berinteraksi dan bekerja sama dalam lingkungan virtual yang aman dan terstruktur, memungkinkan akses ke kelas dan kolaborasi yang sebelumnya tidak tersedia.

 

Pembelajaran adaptif: Teknologi telah memungkinkan pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan individu siswa. Melalui algoritma pembelajaran yang cerdas, siswa dapat belajar dalam lingkungan yang sesuai dengan kemampuan mereka.

 

Pembelajaran mobile: Teknologi telah memungkinkan pembelajaran di mana saja dan kapan saja, dengan aplikasi pembelajaran mobile yang memungkinkan akses ke informasi dan sumber daya pendidikan dari ponsel pintar atau tablet.

 

Pembelajaran berbasis game: Teknologi telah memungkinkan penggunaan game sebagai metode pembelajaran yang menarik, memotivasi siswa untuk belajar dengan cara yang menyenangkan dan interaktif.

 

Penilaian dan umpan balik: Teknologi telah memungkinkan penggunaan alat dan aplikasi untuk mengevaluasi dan memberikan umpan balik pada kemajuan siswa secara real-time, memungkinkan guru untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan siswa dan memberikan pengajaran yang lebih efektif.

 

Dalam keseluruhan, perkembangan teknologi telah memungkinkan perbaikan dan pengembangan sistem pendidikan, memungkinkan akses ke pendidikan yang lebih luas dan memberikan siswa dan guru dengan alat yang lebih baik untuk mencapai tujuan pendidikan mereka.

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Ai Yuni Hermawati Fajri, S.Pd SMP Pataruman

 

"Pantun"

Oleh : Ai Yuni Hermawati Fajri, S.Pd

Naik sepeda bersama kaka

Berkeliling memutari kota

Ada banyak suku budaya kita

Harus lestarikan sepanjang masa

 

Disungai ada satu buaya

Satu buaya bermata dua

Budaya harus selalu kita jaa

Sudah kewajiban bagi kita semua

 

Jalan-jalan ke amerika

Jangan lupa membawa papaya

Indonesia selalu jaya

Karena banyak ragam bahasanya

 

Buah nangka buah papaya

Sungguh manis rasanya

Walau beribu budaya kita

Tetap bersatu sepanjang masa

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Rahma Indira Azhara (9B) SMP Pataruman

 

”Menjadi Petugas Upacara”
Oleh : Rahma Indira Azhara (9B)
Pembimbing : Annisa Ramdiyani, S.Pd


Perkenalkan nama aku rahma aku akan  menceritakan kisah ku di hari senin pagi pagi berangkat sekolah setelah itu aku siap siap untuk menjadi petugas upacara bagian aku..aku menjadi pembawa bendera sesudah selesai upacara aku mengikutin mata pelajaran pertama hingga istirahat aku jajan kekantin sesudah jajan aku diem di luar kelas sambil duduk bersama teman teman setelah itu aku mengikuti mata pelajaran kembali bel pulang pun berbunyi aku dan teman teman pulang berjalan kaki setelah pulang aku siap siap untuk pergi berenang kegiatan praktek pjok di sana aku berenang bersama teman teman karna cuaca nya kurang memungkin kan aku kedinginan disana aku juga kehujanan jadi aku bentar berenang nya sesudah itu aku beres beres untuk mandi karna sudah mengikuti praktek renang nya sesudah itu aku dan teman ku pulang ke rumah masing masing tetapi aku bermain dahulu sebelum magrib bersama anak tetangga di teras rumah setelah itu kita pulang ke rumah masing masing  magrib pun tiba aku sholat terlebih dahulu dan sesudah itu aku berangkat mengaji

Sesudah mengaji aku bermain di teras bersama teman teman jam 21:32 berlalu aku pulang ke rumah dan tertidur keesokan hari di hari selasa aku ter bangun dan merasa sakit demam ga enak badan dan setelah itu aku izin ga masuk sekolah karna lagi sakit di rumah aku terbaring lemas dan ga enak badan dan hari selanjutnya di hari rabu aku memasukin sekolah seperti biasa untuk ikut mata pelajaran sesudah itu aku pulang ke rumah.

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Reva Aulia Alfafa (8D) SMP Pataruman

 

“SUKSES”
Oleh : Reva Aulia Alfafa (8D)
Pembimbiing : Annisa Ramdiyani, S.Pd


Hari ini aku bernapas

Saat ini masih ada waktu

Sekarang ini aku akan bertindak

Membangun ke suksesan yang ku inginkan

Tidak ada kata besok ataupun nanti

Karena mati tidak selalu pasti

 

Gagal adalah awal kesuksesan

Kata kata yang ku dapat dari seorang ilmuwan

Ini bukan janji ataupun mimpi

Pasti sukses akan terjadi

Aku berdoa, berusaha dan percaya

Selama masih hidup kemungkinan pastilah bisa

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Ninis Pauziah (8B) SMP Pataruman

 

“Sahabat yang Sejati”
Oleh : Ninis Pauziah (8B)
Pembimbing : Ai Yuni Hermawati Fajri, S.Pd


Dulu kala, ada dua sahabat yang sangat dekat. Mereka sudah kenal sejak kecil dan selalu bermain bersama di halaman belakang rumah mereka. Mereka sering menghabiskan waktu bersama-sama, bermain sepak bola, bermain video game, dan hanya bersantai.

Saat mereka tumbuh dewasa, mereka tetap menjaga persahabatan mereka. Mereka menghadapi banyak hal bersama-sama, termasuk cinta pertama, masalah keluarga, dan perguruan tinggi. Bahkan ketika mereka terpisah karena sekolah yang berbeda, mereka tetap berkomunikasi dan berkunjung satu sama lain setiap kali mereka memiliki kesempatan.

Namun, ketika mereka lulus dari perguruan tinggi, keduanya memutuskan untuk mengejar karir yang berbeda. Satu teman memilih untuk menjadi pengusaha, sementara yang lain memilih untuk melanjutkan pendidikan dan menjadi akademisi.

Walaupun mereka jarang bertemu setelah itu, mereka tetap mempertahankan persahabatan mereka. Mereka selalu saling memberi dukungan dan memotivasi satu sama lain, meskipun mereka berbeda jalur hidup. Mereka menghargai persahabatan mereka dan memahami bahwa persahabatan yang sejati tidak pernah pudar walaupun jarak memisahkan mereka.

Sampai suatu hari, teman yang menjadi pengusaha mengalami kesulitan dalam bisnisnya. Dia merasa putus asa dan tidak tahu harus berbuat apa. Namun, temannya yang menjadi akademisi tetap mendukungnya dan memberikan saran yang berharga. Akhirnya, bisnis teman yang menjadi pengusaha mulai berkembang lagi, dan dia sangat berterima kasih kepada temannya yang menjadi akademisi karena telah membantunya melewati masa sulit itu.

Persahabatan mereka tetap erat dan tak tergoyahkan. Mereka tahu bahwa mereka selalu bisa mengandalkan satu sama lain, dan persahabatan mereka akan selalu bertahan.

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Carisa Melani Putri (8B) SMP Pataruman

 

“Cerpen Acara rajaban di kampungku”
Oleh : Carisa Melani Putri (8B)
Pembimbing : Ai Yuni Hermawati Fajri, S.Pd


Pada tanggal  25 bulan Februari 2023 di kampungku mengadakan acara

Rajaban di kampungku mengadakan rapat karang taruna dan rt rt rw lainnya

Di kampungku pada ingin mengadakan Tabligh akbar dan di adakan pada

Hari sabtu/malam minggu dan untuk mengadakan acaranya di kampungku

Mengadakan sumbangan ke ikhlasnya untuk menambah nambah uang yang

Ada buat acara tersebut, aku dan pemuda pemudi lainnya/ karang taruna lainya

Di suruh kumpul ke rumah pak rw hari minggu tanggal 18 jam 10:00 wib kami

di kumpulkan untuk

Membantu pa rw dan pa rt kami di tugaskan untuk meminta sumbangan kepada

Para warga dengan perjanjian tidak ada paksaan, dan kami pun meminta sumbangan

Kepada para warga pada tanggal 20 alhamdulillah para warga senantiasa untuk

Menyumbang tanpa paksaan, sampai nya di malam -1 hari H kita para karang

Taruna ikut membantu bapa rt/rw untuk membantu menyiapkan semuanya,,

Acara pun di mulai dengan lancar dan tidak ada masalah apapun alhamdulillah,,

Sesudah acara selesai kami membereskan kembali tempat tersebut, dan menggambil

Sampah sampah yang berserakan sedikit lelah tapi ini demi kampung kita dan untuk

Kekompakan kita, akhirnya selesai dengan lancar

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Fahmi Ulum Siddiq A. (8B) SMP Pataruman

 

“Pergi Ke Taman Safari”
Oleh : Fahmi Ulum Siddiq A. (8B)
Pembimbing : Ai Yuni Hermawati Fajri, S.Pd


Aku di ajak oleh teman ku untuk pergi ke taman safari .

Teman ku mengajak keluarganya untuk pergi ke taman safari. Aku sendiri yang pergi ke taman safari karena orang tua ku ada tugan dari pekerjaan-nya.

Aku harus siap siap pada hari sabtu karena akan berangkat ke taman safari hari itu. Jam 8.30 kamu beranglat ke taman safari,kami mengendarai modil teman ku.teman ku sangat bahagia karena dia pertama kalinya temanku pergi ke taman safari,aku juga bahagia karena aku juga pertama kalinya pergi ke taman itu. Setelah aku dan keluarga teman ku sampai di taman safari, ayah teman ku membeli tiket untuk masuk ke taman safari. Di ttaman safari itu ada banya hewan seperti: buaya kuda nil dsb. Setelah melihat melihat di taman tersebut aku membeli sebuah barang/supenir yang ada di taman safari tersebut untuk si bawa pulang dan di kasih ke keluargaku.setelah pulang aku sangat bahagia setelah pergi ke taman safari,aku menceritakan pada keluargaku ada hewan apa saja di taman safari tersebut.