“Sahabat yang Sejati”
Oleh : Ninis Pauziah
(8B)
Pembimbing : Ai Yuni
Hermawati Fajri, S.Pd
Dulu
kala, ada dua sahabat yang sangat dekat. Mereka sudah kenal sejak kecil dan
selalu bermain bersama di halaman belakang rumah mereka. Mereka sering menghabiskan
waktu bersama-sama, bermain sepak bola, bermain video game, dan hanya
bersantai.
Saat
mereka tumbuh dewasa, mereka tetap menjaga persahabatan mereka. Mereka
menghadapi banyak hal bersama-sama, termasuk cinta pertama, masalah keluarga,
dan perguruan tinggi. Bahkan ketika mereka terpisah karena sekolah yang
berbeda, mereka tetap berkomunikasi dan berkunjung satu sama lain setiap kali
mereka memiliki kesempatan.
Namun,
ketika mereka lulus dari perguruan tinggi, keduanya memutuskan untuk mengejar karir
yang berbeda. Satu teman memilih untuk menjadi pengusaha, sementara yang lain
memilih untuk melanjutkan pendidikan dan menjadi akademisi.
Walaupun
mereka jarang bertemu setelah itu, mereka tetap mempertahankan persahabatan
mereka. Mereka selalu saling memberi dukungan dan memotivasi satu sama lain,
meskipun mereka berbeda jalur hidup. Mereka menghargai persahabatan mereka dan
memahami bahwa persahabatan yang sejati tidak pernah pudar walaupun jarak
memisahkan mereka.
Sampai
suatu hari, teman yang menjadi pengusaha mengalami kesulitan dalam bisnisnya.
Dia merasa putus asa dan tidak tahu harus berbuat apa. Namun, temannya yang
menjadi akademisi tetap mendukungnya dan memberikan saran yang berharga.
Akhirnya, bisnis teman yang menjadi pengusaha mulai berkembang lagi, dan dia
sangat berterima kasih kepada temannya yang menjadi akademisi karena telah
membantunya melewati masa sulit itu.
Persahabatan
mereka tetap erat dan tak tergoyahkan. Mereka tahu bahwa mereka selalu bisa
mengandalkan satu sama lain, dan persahabatan mereka akan selalu bertahan.



0 comments:
Post a Comment