Wednesday, March 8, 2023

[PAMANIS FEBRUARI] Tulisan Ela Lestari Rosilawati SMP Pataruman

 

Me-review Kisah menyenangkan Mata di Pulau Gapi”
Oleh : Ela Lestari Rosilawati


Halo!

Perkenalkan saya Ela Lestari pembimbing peserta TMBB V dari SMP Pataruman. Disini saya akan mereview buku yang sudah saya baca beberapa waktu lalu.

Buku ini berjudul Mata dan Rahasia di Pulau Gapi yang termasuk kedalam buku seri “Mata” yang ditulis oleh Okky Madasari dan diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama yang berjumlah 256 halaman.

Teknik review yang saya pakai untuk mereview buku ini adalah fishbone.

Apa sih yang diceritakan buku ini? Buku ini menceritakan tentang satu keluarga berisi Ayah, Ibu dan seorang anak perempuan yang pindah dari hiruk pikuk ibu kota menuju pulau penuh kedamaian di daerah Timur Laut Indonesia. Namun kedamaian yang diidamkan Mama Matara hilang begitu suatu hari ia tak melihat Matara datang ke “sekolahnya”.

Siapa saja sih tokoh yang diceritakan di dalam buku ini? Selain anak perempuan dari keluarga tersebut yang bernama Matara atau yang sering dipanggil Mata, ada juga hewan-hewan ajaib yang menemaninya berpetualang di Pulau Gapi. Diantaranya Molu si Kucing gendut dan Si Laba-laba penunggu Benteng Pusaka

Dimana saja tempat Mata dan hewan-hewan ini berpetualang? Mereka berpetualang mengelilingi Pelabuhan, Benteng Pusaka dan rumah Sang Sultan yang ada di Pulau Gapi.

Kapan Mama Matara tak melihat Matara ada di rumahnya? Setelah mereka mendatangi perayaan Besar di Balai Kota yang tak jauh dari rumahnya.

Kenapa Matara bisa menghilang dari rumahnya? Karena sejak kepindahan mereka ke pulau tersebut banyak kejadian-kejadian aneh yang disadari Matara dan kedua orangtuanya menghiraukan keanehan tersebut. Salah satu keanehannya adalah penari Soya-soya yang meramaikan Perayaan Besar itu tiba-tiba kesurupan massal dan juga Sang Sultan yang tiba-tiba ambruk saat berdiri di depan banyak orang pada acara tersebut.

Bagaimana bisa Matara menghilang dari rumahnya? Sebab Matara ingin mengetahui penyebab penari Soya-soya yang tiba-tiba kesurupan Massal dan Sang Sultan yang tiba-tiba tak sadarkan diri. Ia kabur dari rumah dan bertemu dengan Molu , kucing yang membantunya untuk mengungkap keanehan di pulau Gapi. Selama perjalanannya, mereka bertemu dengan Si Laba-laba penunggu Benteng Pusaka. Si Laba-laba adalah penjaga Benteng Pusaka dari tangan-tangan manusia yang ingin merusaknya. Ia membuat manusia-manusia jahat itu kesakitan bahkan meninggal gara-gara sengatan beracunnya. Sudah lelah dengan caranya membasmi manusia-manusia jahat, ia meminta bantuan langsung kepada Sang Sultan yang tengah berbaring di rumah sakit. Dengan niat baik tanpa ingin menyakiti, Si Laba-laba meminta bantuan Sang Sultan untuk mengusir Manusia-manusia yang ingin menghancurkan Benteng Pusaka.

Jadi, apa nih hikmah yang bisa kita ambil dari buku ini? Hikmah yang bisa kita ambill adalah pentingnya menjaga alam/ peninggalan-peninggalan sejarah bangsa Indonesia yang ada di sekeliling kita. Pusaka-pusaka/peninggalan-peninggalan tersebut dulunya adalah milik seseorang yang juga di jaga dan dirawat dengan baik. Kita sebagai penerus bangsa juga harus melakukan hal yang sama agar alam/peninggalan-peninggalan tersebut tidak rusak dan tidak digunakan untuk hal-hal yang tidak bermanfaat.

Nah itu tadi review buku “Mata dan Rahasia di Pulau Gapi” dari saya. Sekian dan terimakasih. Salam Literasi!

0 comments:

Post a Comment