"Ramuan"
Oleh : Anjeli Jaya Maharani 9A
Pembimbing : Rena Yuliana, S.Pd
Pada zaman dahulu terdapat anak lelaki
yang sangat tampan bernama Xavier, ketampanannya sangat terkenal diseluruh
daerah tempat tinggalnya. Para perempuan sangat menyukai Xavier, tapi ia tak
pernah mempedulikan semua perempuan itu.
Masa Kecil Xavier sangat susah orang tuanya
membuang ia saat masih kecil dan ia hidup dengan bekerja di sebuah kedai roti
kecil milik seorang nenek tua hingga ia besar.
Suatu hari saat ia sedang tertidur nenek tua
tersebut ingin mencabulinya, ia sangat kaget. Nenek tua itu berkata
"Ayolah xavier, aku sudah
mempekerjakanmu sekarang kau harus membalas semua jasaku padamu!", dengan
tawa menyeringainya sang nenek tua berhasil membuat Xavier bergidik ngeri.
"Kau gila! Aku bahkan menganggapmu
sebagai orang tuaku!!" balas xavier
Sang nenek tua terus mendekatinya, xavier
terpojok, hingga ia menabrak lemari dibelakangnya. Barang barang dilemari itu
berjatuhan, ada sebuah pisau tepat didekatnya lantas Xavier mengambil pisau itu
lalu menusuk mata kanan nenek tua
tersebut. Nenek tua itu mengerang kesakitan sembari memegang mata kanannya yang
tertancap pisau, Xavier pun lantas kabur meninggalkan nenek tua tersebut.
Xavier kabur keluar daerah itu, diperjalanan
dia bertemu sekelompok orang dari Sirkus Eldhébare, sebuah kelompok sirkus yang
sangat terkenal diseluruh penjuru negeri itu. Tuan pemilik sirkus tersebut
melihat xavier dijalan dan terpana dengan ketampanannya, lantas tanpa basa basi
ia mengajak Xavier bermain disirkusnya dan langsung disetujui oleh Xavier
karena ia tak punya tempat tinggal lagi.
Tak terasa sudah lama Xavier berkerja di
sirkus Eldhébare, ketampananya juga sekarang terkenal diseluruh penjuru negeri
namun ia tak memiliki kekasih karena semua wanita hanya menyukai ketampanannya
saja.
Tibalah pada suatu hari datang wanita bernama
Cecilia yang bekerja sebagai pelayan disirkus itu. Cecilia merupakan gadis yang
jelek. Saat sedang membawa baskom berisi air cucian piring tak sengaja ia
menabrak Xavier
yang sedang berjalan. Xavier marah
padanya dia pun tak lantas diam, Cecilia kemudian mengguyur Xavier dengan air
tersebut dan meninggalkannya.
Xavier dan Cecilia sangat suka bertengkar,
hingga pertengkaran itu membuat mereka semakin dekat, ternyata Cecilia berhasil
membuat Xavier jatuh cinta karena tingkahnya. Mereka pun akhirnya menikah,
banyak perempuan yang tidak suka akan hal itu mengapa Xavier yang tampan harus
bersama dengan wanita jelek seperti Cecilia.
Tak terasa sudah 2 bulan mereka menikah, pada
suatu malam Xavier terbangun, ia melihat Cecilia sedang mengaduk sebuah ramuan
pada kuali besar, Xavier menegurnya sontak Cecilia kaget. Cecilia lantas
berubah menjadi wanita yang sangat cantik jelita, hal itu membuat Xavier
tertegun saat dia sedang membeku, muncul sebuah pedang memenggal kepala Xavier
dan ia pun mati seketika.
Cecilia mengambil kepala Xavier yang
terpenggal dan memasukannya kedalam kuali beserta semua bahan yang sudah ia
siapkan.
Dia pun mengaduk semuanya hingga rata,
dan



0 comments:
Post a Comment