"Rumah Yang Hancur"
Oleh
: Gita Fitri Novianti
Layakkah ini disebut rumah?
Sebuah bangunan megah
Berisikan orang-orang yang tak ramah
Dihias seindah mungkin agar terlihat
seperti 'rumah'
Bagaikan penjara jiwa
Suara-suara yang tak kunjung mereda
Berlomba-lomba mengisi isi kepala
Meruntuhkan segala harapan yang tercipta
Membelenggu penghuni di dalamnya
Dipenuhi air mata dan perkelahian
Berisi orang-orang dengan ambisi tanpa
belas kasih kepada penghuninya
Membentuk senyuman penuh kepura-puraan
Tak memberi ketenangan pada yang
menghuni
Tak bisa dijadikan tempat pulang bagi
hati
Orang-orang berjalan dengan wajah penuh
ilusi



0 comments:
Post a Comment